Syariah dan Khilafah Syarat Mutlak Terwujudnya Islam Rahmatan Lil ‘alamin

Tak-ada-kursi kosong2HTI Press, Kota Malang, Muktamar Tokoh Umat (MTU) adalah sarana yang ditempuh HTI untuk meyakinkan para tokoh umat tentang rahmatan lil ‘alamin yang hanya dapat diwujudkan dengan penerapan syariah secara kaffah di bawah naungan khilafah. Demikian pernyataan Ust Drs. Hasby Harokan dalam sambutan acara MTU 1437 H, di Akasia Ballroom Hotel Savana Kota Malang pada Ahad 24 April 2016.

Hasby memaparkan, 95 tahun yang lalu Khilafah dihancurkan oleh kafir penjajah, sehingga mengakibatkan berbagai malapetaka menimpa dunia Islam. “Kita disini yakin bahwa bangkitnya kembali dunia Islam hanya bisa dengan tegaknya kembali Khilafah itu” tegasnya.

Selanjutnya Hasbi menjelaskan bahwa Khilafah akan menyatukan kaum muslimin di seluruh dunia dan menerapkan syariah Islam secara kaffah, sehingga rahmatan lil ‘alamin terwujud. Sungguh tema “Syariah dan Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin ini sangat relevan mengingat negeri kita dan negeri-negeri muslim lain sedang terbelit berbagai persoalan. Berbagai upaya dilakukan, namun tak kunjung membuahkan hasil” bebernya.

Dengan mantap Hasby meyakinkan “Solusinya adalah kita kembali pada Syariah Allah SWT, pasti kita akan mendapatkan kebaikan dan kemaslahatan, dimana hal ini menjadi dambaan semua insan di muka bumi. Disinilah pentingnya perjuangan untuk tegaknya syariah dan khilafah, karena hanya melalui perjuangan ini saja Islam rahmatan lil ‘alamin bisa terwujud” pungkasnya.

Tampil sebagai pemateri dalam acara ini yaitu UstMuhammad Sul’an, S.Pd., Ust Purnami Abdul Malik, M.T., Ust Dr. Saiful Islam, pidato politik disampaikan oleh Ust Rakhmad Fajar Wijaya, S.Pd. Beberapa tokoh sempat menyampaikan testimoni, diantaranya KH. Mahmudi Syukri (Pondok Pesantren Darul Muttaqin Pendem Batu, Alumni Ribath Tarim Yaman), Bapak Redi Bintarto, M.Eng. (Wakil Direktur di salah satu Perguruan Tinggi di Malang), dan Bapak Wasis (Sesepuh & Tokoh Masyarakat Kabupaten Malang).

Nampak tidak ada kursi kosong di Ballroom Akasia Hotel Savana, para tokoh antusias dan hikmat mengikuti rangkaian acara, terlihat banyak yang berpartisipasi dalam dialog interaktif. Menurut ketua pelaksana Ust Yusuf Wicaksono, ST., MTU 1437H di kota Malang ini dihadiri 1080 tokoh umat dari Kota Malang dan sekitarnya. Berbagai kalangan yang hadir diantaranya: ulama, kiyai, takmir masjid, tokoh masyarakat, intelektual, pengusaha, dokter, perwakilan partai politik, wartawan, tokoh mahasiswa, dan lain-lain. (MI Malang-Warih Salim).

{gallery}2016/mtu-1{/gallery}

Muktamar Tokoh Umat Kota Malang: Seruan Lantang Wujudkan Islam Penuh Rahmah

IMG-20160425-WA0081HTI Pers, Kota Malang. Penting untuk meyakini bahwa Islam Rahmatan lil ‘Alamin hanya bisa terwujud melalui penerapan syariah secara kaffah dalam naungan daulah Khilafah Rasyidah. Karenanya, wajib bagi seluruh umat Islam memperjuangkan hal tersebut. Begitulah isi rekomendasi yang disampaikan pada acara Muktamar Tokoh Umat (MTU) 1437 H, di hotel Savana Malang, hari Ahad (24/4).

Acarra bertema “Syariah dan Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan lil ‘Alamin” yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia DPD 2 Malang ini dihadiri sekitar 1000 tokoh umat dari berbagai kalangan dan latar belakang di Malang Raya.

Ketua HTI DPD 2 Malang Hasbi Harokan menjelaskan bahwa MTU merupakan salah satu cara HTI menjelaskan kepada umat, khususnya para tokoh, jalan mana yang harus ditempuh agar Islam Rahmatan lil ‘Alamin bisa terwujud.

            “Kondisi umat Islam sekarang terpuruk, tertekan, dan mengalami penderitaan. Padahal masalah-masalah yang dihadapi umat bisa secara tuntas diselesaikan bila Islam diterapkan secara kaffah dalam bingkai Khilafah. Tidak ada alasan untuk menolak Khilafah. Sebab, Khilafah adalah warisan dari Rasul.” Jelas Hasbi.

            Rakhmat Fajar Wijaya dari HTI DPD 2 Malang yang membawakan pidato politik juga menegaskan, bahwa siapapun yang menginginkan Islam kembali menjadi Rahmatan lil ‘Alamin, maka tidak ada pilihan lain kecuali mengembalikan Daulah Khilafah.

            “Menegakkan khilafah bukan sekedar wajib atau fardhu, ia adalah tâj al-furûdh atau mahkota kewajiban. Yang dengannya, berbagai kewajiban lain dapat ditegakkan.” Tegasnya kepada seluruh peserta MTU.

            Rakhmat juga mengajak kepada para hadirin untuk berjuang bersama Hizbut Tahrir menegakkan Khilafah. Mengerahkan seluruh daya upaya untuk menyongsong janji Allah SWT dan Rasul-Nya: Tsumma takûnu khilâfah ‘alâ minhâj al-nubuwwah.

                “Sambutlah seruan kami, sambutlah dengan penuh semangat, bulatkan tekad, dan kokohkan niat untuk mewujudkan tujuan mulia ini. Mari kita tegakkan Daulah Khilafah, wujudkan rahmah!” Pungkasnya, disambut pekikan takbir para peserta yang hadir. [MI-Malang-Akmal]

{gallery}2016/mtu-2{/gallery}

"Nusantara Berbalut Islam" Mewarnai Kampanye Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Lowokwaru-4HTI Press, Kota Malang, (9/4). Ketua HTI DPD 2 Kota Malang, Drs. Muhammad Alwan, MAg., menyatakan bahwa Agama Islam diturunkan Allah SWT adalah untuk menjadi rahmat bagi alam semesta, sesuai firman Allah SWT: “Kami tidak mengutus kamu [Muhammad], kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam (QS al-Anbiya’: 107). “Menjadi rahmat bagi manusia bermakna bahwa risalahnya diturunkan untuk mewujudkan kemaslahatan dan mencegah kemafsadatan” ujarnya didepan sekitar 20 aktivis HTI dan para pengguna jalan di selatan Jembatan Sukarno Hatta kota Malang dalam aksi On The Spot, Sabtu (9/4/2016).

Menurut Alwan, Ada delapan kemaslahatan ketika Islam diterapkan secara kaffah. “Delapan kemaslahatan itu diantaranya Islam sebagai pemeliharaan: agama, jiwa, akal, harta, keturunan, kehormatan, keamanan, dan negara”, jelasnya dalam aksi yang bertema Syariah dan Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil 'Alamin.

Alwan juga mengingatkan bahwa perwujudan kemaslahatan dan pencegahan kemafsadatan merupakan hasil dari penerapan sistem syariah Islam secara kâffah. “Itulah solusi mendasar untuk menyelesaikan seluruh problematika ummat di Indonesia maupun di negara-negara muslim lainnya, melalui jalan kembali pada Islam kaffah dengan menerapkan syariah dan khilafah sebagaimana yang senantiasa dikampanyekan Hizbut Tahrir”, pungkasnya.

Sementara itu orator lain, Ust Yunan menyatakan teknis Islam dalam memelihara jiwa. “Yaitu negara menjamin keamanan jiwa setiap warganya. Dan jika ada pelanggaran, hukumannya adalah bisa berupa diyat dan qishos” ujarnya.
Menurut Yunan, fungsi Islam yang lain adalah terpeliharanya harta, “Negara menjaga harta setiap warga Negara dan menghukum siapapun yang melanggar hak orang lain dengan hukuman potong tangan atau ta’zir”, pungkasnya

Aksi simpatik On The Spot HTI Kota Malang ini adalah sebagai sarana sosialisasi ide Syariah dan Khilafah dalam Mewujudkan Islam Rahmatan Lil 'Alamin. Aksi dengan rancangan "Nusantara Berbalut Islam" ini cukup mengundang perhatian para pengguna jalan. Alhamdulillah aksi berjalan dengan penuh kebersamaan dan kebersahajaan.

Aksi on the spot HTI Kota Malang ini juga dilakukan secara serempak di tujuh titik yang lain diantaranya di Perempatan Kasin, di Perempatan BCA Kahuripan, di Plaosan, di Traficlight Gerbang Sawojajar, di Perlimaan ITN, di Dau dan di BCA Batu. Meski diiringi hujan-hujan kecil menuju sedang namun peserta aksi on the spot tetap bersemangat. (MI-Malang/Warih Salim).

{gallery}On The Spot Islam Rahmatan Lilalamin{/gallery}

Ulama Sepakat: Hanya Khilafah Yang Mampu Mengusir PT. Freeport

6HTI Press, Kota Malang, Sekretaris HTI DPD 2 Kota Malang, Dr. Sukarni Saiful Islam, MT.,  menyatakan selama 43 tahun PT Freeport telah merampok emas Indonesia sebanyak 724,7 juta ton emas. Anehnya “Sejak rezim Orde Baru hingga rezim Jokowi-JK tidak ada yang berani mengevaluasi keberadaan Freeport” ujarnya dihadapan sekitar 30 ulama di Aula Pasca UIN Kota Batu dalam acara Multaqo’ Ulama pada Ahad 3/4/2016. Menurut Sukarni, fakta menunjukkan bahwa Freeport ditopang oleh Negara Adidaya berideologi Kapitalis yaitu Amerika Serikat. Selanjutnya Sukarni memberi solusi “Maka untuk menghentikan Freeport juga harus Negara adidaya dengan ideologi Islam, yaitu Khilafah ‘Ala Minhaji Nubuwah” pungkasnya dalam acara yang bertema Peran Ulama Dalam Mendorong Terwujudnya Pengelolaan SDA Secara Syar’I Menuju Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.  (MI-Malang: Warih Salim)

 {gallery}2016/Multaqo-ulama{/gallery}

Tarhib Sambut Muharram

IMG-20161001-WA0014Tarhib Sambut Muharram, HTI Kota Malang; Menggelorakan Kebangkitan Islam Menuju Khilafah
HTI Press, Kota Malang (30/9/2016), Datangnya bulan Muharram 1438H adalah moment penting untuk menyadarkan umat akan pentingnya penerapan syariah dan khilafah  di tengah keprihatinan atas sejumlah kondisi buruk yang menimpa umat Islam di segala aspek kehidupan. Hizbut Tahrir Indonesia DPD 2 Kota Malang bersama ummat mengadakan Tarhib (pawai) menyambut datangnya Muharram 1438 H pada hari Jumat (30/9/2016) pukul 13.00-15.00 WIB. Pawai dimulai dari perempatan jl. Semeru dilanjutkan jl. Kahuripan kemudian jl. Tugu dan finish di depan Balai Kota Malang.
Tarhip diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai  kalangan di kota Malang dan sekitarnya. Sepanjang perjalanan peserta antusias mengumandangkan sholawat Nabi, sambil membagikan bulletin Al Islam kepada masyarakat & para pengguna jalan.
Selanjutnya, di depan Balai Kota Malang acara inti disi dengan mauidhoh hasanah bersama KH Lukmanul Hakim. Beliau menjelaskan makna hijrah  secara bahasa berasal dari kata hajara berarti berpindah dari suatu tempat ke tempat lain, dari suatu keadaan ke keadaan yang lain. KH Lukman menegaskan para fukaha lalu mendefinisikan hijrah sebagai: keluar dari darul kufur menuju darul Islam. Darul Islam adalah suatu wilayah (negara) yang menerapkan syariah Islam secara total dalam segala aspek kehidupan dan keamanannya secara penuh berada di tangan kaum Muslim. 
Sementara Ust Drs. Abdun Muthi’, MM memaparkan keprihatinan  atas sejumlah kondisi buruk yang menimpa umat Islam dalam segala aspek kehidupannya. Pergantian tahun hijrah hakikatnya adalah perubahan! Perubahan; dari kejahilian menuju cahaya Islam; dari tatanan kehidupan yang rusak dan bobrok ke tatanan kehidupan yang baik dan diliputi keberkahan, yakni Khilafah Islam. Muthi’ meyakinkan khilafah-lah yang akan mampu menyatukan seluruh potensi kaum Muslim, baik sumberdaya alam maupun sumberdaya manusianya dengan menerapkan syariah Islam secara kâffah. Hanya dengan cara inilah kaum Muslim akan mampu mengakhiri kondisi buruknya di bawah kekuasaan sistem kapitalisme global menuju kehidupan mulia dan bermartabat di bawah institusi global yakni Khilafah Islamiyah, pungkasnya. (MI-Salim)
 {gallery}Tarhib_muharram{/gallery}
 

Forum Tokoh: Islam Bukan Ancaman, ATHG sesungguhnya adalah Neoliberalisme dan Neoimperalisme

Suasana Forum Tokoh 2HTI Press Kota Malang (9/10/2016), Yusuf Wibisono, PhD., tokoh intelektual memaparkan saat ini Indonesia dalam ancaman tantangan hambatan dan gangguan (ATHG) neoliberalisme dan neoimperalisme. Ancaman nyata neoliberalisme diantaranya diterapkan sistem sekuler, tatanan ekonomi kapitalistik, perilaku politik oportunistik-Machiavellistik, budaya hedonis yang amoralistik, kehidupan sosial yang egoistik, sikap beragama sinkretistik, dan sistem pendidikan materialistik, ungkap dosen universitas Brawijaya itu. Selanjutnya Yusuf menegaskan sesungguhnya Islam bukan ancaman karena Islam anti terhadap: kemaksiatan, terorisme, sekulerisme, korupsi, monopoli dan penguasaan asing. Justru Islam menjadi rahmat bagi seluruh alam yang menjamin kebahagiaan dunia dan akhirat.  Demikian salah satu paparan dalam Forum Tokoh ke IX yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia DPD 2 Kota Malang dengan tema “Islam dan Kewajiban Bela Negara dari Neoliberalisme dan Neoimperalisme” hari Ahad (09/10/2016)  pukul 08.30-11.30 bertempat di Hotel Pelangi 2 Kota Malang. Forum ini dihadiri sekitar 50 tokoh diantaranya perwakilan kepolisian Polres Kota Malang, BNN Kota Malang,  Alim Ulama, Advokat,  tokoh masyarakat, intelektual, pengusaha muslim, dan tokoh mahasiswa. (MI Kota Malang- warih-salim)
 {gallery}Forum tokoh Islam bukan ancaman{/gallery}

Gelombang Aksi Mengutuk Penghina Al Quran dan Ulama oleh Ahok Bergema di Malang

Gelombang Aksi Mengutuk Penghina Al Quran dan Ulama oleh Ahok Bergema di Malang
IMG-20161014-WA0000HTI Press, Malang(13/10). Gelombang Aksi mengutuk penghina Al Quran dan Ulama oleh Ahok  bertema “Tangkap dan Hukum Penghina Al-Qur’an” mulai bergema di Kota Malang. Aksi simpati ini dilakukan oleh Hizbut Tahrir Indonesia DPD 2 Kota Malang. Aksi ini mengundang perhatian pengguna jalan di dua titik, yaitu jembatan jalan Sukarno Hatta dan Perempatan ITN jalan Veteran Kota Malang. Aksi pada Kamis 13/10/2016, pukul 12.30-14.00 ini dihadiri puluhan aktivis HTI.
Kegiatan ini merupakan aksi susulan dari aksi Hizbut Tahrir Indonesia di wilayah Jakarta dan beberapa kota lain. Aksi dengan membentangkan spanduk “Tangkap dan Hukum Penghina Al-Quran” dan “Ahok Minta Maaf? Penghina Al Quran tetap harus dihukum!” dengan background warna merah ini mengundang perhatian pemakai jalan.
Aksi Simpati ini mengutuk keras pelecehan Al-Quran oleh Ahok sebagai tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima. Ustadz Feri sebagai koordinator lapang  menyampaikan “Meski Ahok telah dianggap meminta maaf, proses hukum untuk memidanakan tetap harus berjalan”. Feri menuntut pada aparat segera bertindak mengusut tindakan penghinaan Al-Quran oleh Ahok ini. Ia juga menekankan agar aparat segera menindaklanjuti berbagai laporan komponen masyarakat. “Agar aparat segera menindak dan menangkap Ahok karena jelas-jelas menghina Al Quran dan Ulama”, tegasnya. Hal ini sesuai sikap Majelis ulama Indonesia (MUI) yang menyimpulkan Gubernur DKI Jakarta telah menghina Al-Qur’an dan Ulama, paparnya.
Mari kawal proses hukum terhadap Ahok sebagai pelaku penghinaan Al Quran dan Ulama seperti dijelaskan dalam fatwa MUI. Mari kita beraksi dengan #TangkapAhok ke media sosial papar orator lain. Aksi simpatik ini berjalan tertib dan lancar tanpa menimbulkan kemacetan. [MI Malang/Salim W.)
{gallery}Aksi ahok penghina alquran{/gallery}

HIM Kota Malang; Intelektual Terjebak Sekulerisme

Him1HTI Press Kota Malang (22/10/2016). Geger terlibatnya doktor dan profesor dengan padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo menyentak publik Indonesia. Apalagi yang terlibat telah dikenal sebagai intelektual dan cendekiawan muslim. Belum selesai kasus tersebut, muncul polemik pemikiran liberal yang menolak penafisiran Al Quran oleh ulama ahli tafsir terdahulu. Fakta ini diperbincangkan oleh para intelektual muslim kota Malang dalam acara Halqah Intelektual Muslim (HIM) yang diselenggarakan HTI DPD II Kota Malang pada Sabtu (22/10/2016) pukul 09.00—11.30. Acara yang mengambil tema Telaah Implementasi Aqidah Islamiyah untuk Kehidupan Kekinian ini digelar di aula Griya Brawijaya Kampus Universitas Brawijaya Malang. Kegiatan ini dihadiri empat puluhan dosen, peneliti dan mahasiswa pascasarjana dari Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Politeknik Kota Malang, Balai Penelitian di Batu dan tuan rumah Universitas Brawijaya Malang.
Hadir dalam acara tersebut narasumber dari Yogyakarta, Ust. DR. H. Dwi Condro Triono, Menurut pengurus DPP HTI ini, fenomena Dimas Kanjeng membuktikan ada sesat pikir di kalangan intelektual muslim. Dwi Condro memaparkan intelektual muslim seharusnya berfikir rasional dalam menyikapi kasus Dimas Kanjeng yang diklaim dapat menggandakan uang. Jika memang benar perlu diuji dan disaksikan di depan umum bagaimana menggandakan uangnya, menggunaan bantuan jin untuk memindahkan uang dari tempat lain atau membuat uang palsu. Namun, banyak fakta lain menunjukkan adanya banyak pengaduan penipuan oleh kelompok kepanjangan tangan Dimas Kanjeng ini. Ternyata emas atau uang yang digandakan palsu. Dari sini anggapan Dimas Kanjeng dapat menggandakan uang merupakan sesat berfikir yang sangat jelas, ungkapnya.
Menurut DR. Dwi Condro, Intelektual muslim sudah seharusnya mendasarkan pola pikirnya dengan metode berpikir aqliyah atau rasional. Metode berpikir ini mampu menjawab segala jenis obyek yang ingin diketahui manusia, baik obyek yang langsung terindera, tidak terindera, obyek metafisis, dan obyek berupa gagasan dan pemikiran. Obyek metafisis misalnya, mengkaji hakikat dibalik segala sesuatu yaitu manusia, alam semesta, kehidupan ini, adalah Sang Pencipta manusia yaitu Allah SWT. Kebenaran dari hal metafisis ini harus dibuktikan dan disertai oleh dalil agama. Dalil agama inilah yang harus dipakai dalam membedah obyek gagasan dan pemikiran. Salah satu sumber dari kerancuan berpikir para intelektual muslim saat ini adalah sekulerisme yang membelit kehidupan kekinian dengan berbagai problem sistemiknya.
Contoh lain fenomena Nusroh Wahid, juga menunjukkan liberalisasi ajaran Islam. Jika model berfikir seperti Nusron Wahid diacu oleh umat maka hukum Islam semuanya akan relatif dan pada gilirannya akan meruntuhkan hukum atau ajaran Islam. Pemikiran tersebut harus dilawan dengan pemikiran cemerlang. Tafsif kekinian yang memaksakan makna ayat disesuaikan pada kondisi fakta perlu dikembalikan ke tafsir bil matsur merujuk pada makna lafat atau mafhumnya (pemahamannya) dan dikaitkan dengan dengan makna ayat lain dan hadist lainnya.
Dwi Condro menegaskan pentingnya mengetahui konsep berfikir yang benar yang ditentukan informasi awal tentang sesuatu tersebut. Seorang intelektual muslim sudah selayaknya menjaga konsep dan metode berfikirnya menggunakan metode yang benar, yang menilai kebenaran dari obyek ini harus menggunakan metode berfikir mendasar idiologis (mabda'i) berdasarkan Islam yang sempurna. (MI-Malang)

{gallery}HIM{/gallery}

Forum Tokoh: Kenapa Ahok Belum Ditangkap???

Forumtokoh1

HTI Press Kota Malang (31/10/16) - "Ada sesuatu yang besar, yang tidak bisa disandarkan pada perspektif orang awam tentang Ahok," tutur Drs KH. Muhammad Alwan, M.Ag di Forum Tokoh Kota Malang ke 10 bertajuk "Kenapa Ahok Belum (Mau) Ditangkap?"
Menurut Alwan bahwa kepolisian sangat dilematis dalam menagani kasus Ahok, karena merupakan bagian kekuasaan. Maka tentu polisi melaksanakan apa instruksi penguasa.
Karena itu, ia berharap pada para pemimpin untuk mampu menghadirkan hati nurani dan keimanannya untuk lebih takut kepada Allah SWT daripada selainnya, pungkas Ketua HTI Kota Malang itu.
Fenomena Ahok terkait delik aduan penistaan agama surat Al-Ma'idah ayat 51 telah menjadi pembahasan di berbagai penjuru nusantara, termasuk Kota Malang. Bertempat di Kantor DPD II HTI Kota Malang, tak kurang dari 15 tokoh masyarakat dari kalangan Ulama', Advokat (Peradi), Akademisi, Pengusaha, dan sesepuh masyarakat Malang turut urun rembug pada acara yang diselenggarakan HTI DPD II Kota Malang pada Senin malam (31/10) itu.
Disampaikan oleh Satya Widarma, SH, M.Hum dari Peradi, bahwa menurut Hakim Mahkamah Konstitusi, kewenangan hakim-lah yang nanti menentukan pengadilan hukum atas delik aduan penistaan agama pasal 156a KUHP. Satya menambahkan perangkat hukum yang ada seolah dibuat tidak dapat menjaring orang-orang yang menista Al-Quran yang dekat kekuasaaan.
Dengan fenomena ini, Ustadz Drs M. Sya'roni, MSi dosen di perguruan tinggi di Malang menegaskan perlu membangun balance of power; antara: eksekutif, pengadilan, dan majelis umat. Menurut Sya'roni, Konsep balance of power ini tidak dimiliki sistem kapitalisme yang syarat dengan kepentingan pemodal. Sebaliknya, konsep ini ditemui dalam sistem Islam yang ditunjukkan melalui berbagai kisah. Salah satu kisah itu adalah ketika sahabat Ali bin Abi Thalib RA berperkara dengan seorang Yahudi dalam persidangan, dan sang hakim memenangkan si Yahudi saat memang terbukti dialah yang benar. Padahal, hakim itu diangkat oleh Khalifah Ali bin Abi Thalib sendiri, itulah fakta keadilan sistem hukum Islam yang luar biasa, yang sudah semestinya menjadi cita-cita kita bersama, pungkasnya. [MI-Malang/aRd]

{gallery}Forum tokoh-10{/gallery}

Opini

Percaturan Politik Global dalam Konflik Syria

Oleh : Prihandono Wibowo

(Pemerhati Hubungan Internasional di UPN Surabaya)

syiria Berita dunia internasional beberapa minggu ini

Read More

Hitam-Putih Madura Jadi Provinsi

Oleh: Habibi Sahid

(Putra Madura dan Mahasiswa Hukum Univ. Negeri Surabaya)

madura Akhir-akhir ini santer diberitakan

Read More

Ketika IPTEK Bersama IMTAQ

Oleh: Muchammad Rijal

(Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya)

iptek Dalam ilmu sejarah tentu saja kita mengenal bangsa-bangsa

Read More

Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin TANPA Khilafah, bisa?

Oleh: Rakhmad Fajar Wijaya

( Humas DPD II HTI KAB MALANG)

 

rahmatan2 Ada tiga pertanyaan mendasar

Read More
  • 1
  • 2
  • 3

NAFSIYAH

Menjaga Spirit Pejuang Subuh

30 August 2015

Asholatu khoirumminannaum …Asholatu khoirumminannaum …Sobat muda tau kan seruan diatas? yak betul sekali, seruan tersebut biasa kita dengar saat adzan...

Tanda-tanda Takwa

24 August 2015

Puasa Ramadhan memang telah kita lewati. Idul Fitri pun telah kita lalui. Namun, tentu tetap penting merenungi: Sukseskah puasa Ramadhan...

« »

TSAQOFAH

LARANGAN UNTUK MENYERUPAI ORANG KAFIR

10 January 2016
LARANGAN UNTUK MENYERUPAI ORANG KAFIR

STUDI KRITIS HARI NATAL DAN TAHUN BARU MASEHI Oleh: Ainul Mizan. Kaum muslimin mempunyai aqidah yang shohih dan syariat yang...

Kebijaksanaan Dalam Kewajiban Zakat atas Unta dan Tidak Atas Kuda

17 November 2015
Kebijaksanaan Dalam Kewajiban Zakat atas Unta dan Tidak Atas Kuda

Dari riwayat Ashim bin Dhamrah dari Ali karramallahu wajhahu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: قد عفوت عن الخيل والرقيق...

Hikmah Bulan Dzulhijjah

16 September 2015

Oleh: Ainul Mizan Kita sekarang akan memasuki  bulan Dzulhijjah. Bulan Dzulhijjah termasuk bulan yang dimuliakan Allah SWT. Bulan Dzulhijjah termasuk...

Memahami Pengertian Predikat Umat Islam sebagai Ummatan Wasathan

30 August 2015

Oleh: Ust. Ainul Mizan Firman Allah SWT dalam surat al-Baqarah 143 وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ...

Seputar Haramnya BPJS Kesehatan

24 August 2015

Tanya: Ustadz, BPJS Kesehatan telah difatwakan haram oleh MUI dengan alasan adanya gharar, riba, dan maisir. Bagaimana pandangan Ustadz terhadap...

« »

Rubrik Kesehatan

Serat adalah bagian dari makanan dalam hal ini bahan nabati yang tidak dicerna oleh tubuh.

Manfaat Serat Bagi Kesehatan

Zat alisin yang terkandung dalam bawang putih tunggal (lanang) memiliki kekuatan antibiotik untuk melawan baksil dan kuman penyebab penyakit.

Bawang Lanang Untuk Vitalitas & Kesehatan Tubuh

Kandungan paling menakjubkan dari Artemisinin adalah memiliki zat antioksidan yang sangat tinggi setara dengan 2400 mg vitamin C.

Manfaat Daun Kenikir (Artemisinin)

Secara alamiah, tekanan darah manusia akan mengalami perubahan sepanjang hari. Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah secara menetap dengan tekanan sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg.

Latihan Fisik pada Penderita Hipertensi

TANYA JAWAB

Apakah hukum khomr itu haram dan najis?

15 April 2016
Apakah hukum khomr itu haram dan najis?

Oleh: Mizan Al Lamunjaniy Tentang haramnya khomr, Semua ulama sudah bersepakat. Rasulullah saw bersabda: كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وكل خمر حَرَامٌ....

Apakah ujian dan rintangan yang dihadapi rasul saw merupakan hal yang harus diteladani?

24 March 2016
Apakah ujian dan rintangan yang dihadapi rasul saw merupakan hal yang harus diteladani?

Oleh Ainul Mizan Jawab: Sesungguhnya kalau kita memperhatikan nash nash yg berkaitan dengan ujian dalam kehidupan adalah Sunnatullah. Di antaranya...

Bagaimana Kaidah Haitsuma Takunu Asy-Syar'a Takunul Mashlahah?

24 February 2016
Bagaimana Kaidah Haitsuma Takunu Asy-Syar'a Takunul Mashlahah?

Tanya: Bagaimana Kaidah Haitsuma Takunu Asy-Syar'a Takunul Mashlahah? (Oleh : Mizan Al Lamunjany) # Terdapat sebuah Kaidah Ushul yg menyatakan:...

Apakah Beragama itu Karena Manfaat atau Mudhorot?

17 January 2016
Apakah Beragama itu Karena Manfaat atau Mudhorot?

KITA BERAGAMA BUKAN KARENA MANFAAT MAUPUN MUDHOROTOleh Ainul Mizan Al-Lamunjaniy Sesungguhnya seorang muslim dalam menjalankan semua perintah Allah SWT seperti...

Apakah Rasulullah SAW Merestui Najasy Untuk Menerapkan Selain Hukum Islam Setelah Ke-Islamannya?

25 November 2015
Apakah Rasulullah SAW Merestui Najasy Untuk Menerapkan Selain Hukum Islam Setelah Ke-Islamannya?

Oleh: Ainul Mizan Berbagai dalih selalu diupayakan mendapatkan pembenaran guna menjustifikasi keikutsertaan dalam sistem pemerintahan yang tidak islami. Walaupun sudah...

Apa yang Seharusnya Dilakukan Terhadap Barang Temuan?

17 November 2015
Apa yang Seharusnya Dilakukan Terhadap Barang Temuan?

Apa yang Seharusnya Dilakukan Terhadap Barang Temuan? Oleh: Ainul Mizan Seringkali kita menemukan barang baik berupa uang, makanan, kue, tas,...

KRITIK ATAS IDE TADARRUJ DI DALAM ISLAM

29 September 2015

KRITIK ATAS IDE TADARRUJ DI DALAM ISLAM Olleh: Farah Faruq Tadarruj merupakan sebuah ide/pemikiran yang menekankan pada aspek tahapan dalam...

Hukum Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal dan Anak-anak

23 September 2015

Diasuh Oleh: Azizi Ash-Shiddiqi   Tanya: Bagaimanakah hukumnya berkurban yang diniatkan untuk orang tua kita yang sudah meninggal? dan berkurban...

Hak Istri dalam Membelanjakan Harta

05 September 2015

Diasuh oleh: Ust. Azizi Ash-siddqi Tanya: Saya pernah membaca sebuah hadits yang menyebutkan bahwa seorang Istri wajib meminta izin kepada...

Mamahami Lafazh Kull Pada Hadits Bid’ah

22 August 2015

Tanya: Selama ini saya memahami kata kullu pada hadits “kull[u] bid’at[in] dhalâlat[un]” bermakna semua. Namun sebagian kalangan memahami itu makananya...

Hukuman Mati Bagi Wanita Murtad

12 May 2015
Hukuman Mati Bagi Wanita Murtad

Tanya : Ustadz, apakah dalam Syariah Islam boleh menghukum mati perempuan muslimah yang murtad? Apa komentar Ustadz mengenai kasus wanita...

Hukuman Mati dengan Cara Dibakar, Bolehkah?

12 May 2015
Hukuman Mati dengan Cara Dibakar, Bolehkah?

Tanya : Ustadz, beberapa waktu yang lalu diberitakan ISIS menghukum mati seorang pilot Yordania dengan cara dibakar hidup-hidup. Apakah hukuman...

Hukum Mencaci Maki Sahabat Nabi SAW

12 May 2015
Hukum Mencaci Maki Sahabat Nabi SAW

Tanya : Ustadz, apa hukumnya mencaci maki sahabat Nabi SAW, seperti yang tercantum dalam kitab sebagian golongan Syiah, yaitu Syiah...

« »

MUTIARA HIKMAH

Kisah Ibnu Hajar dengan Seorang Yahudi

25 November 2015
Kisah Ibnu Hajar dengan Seorang Yahudi

Kisah Ibnu Hajar dengan Seorang Yahudi Oleh: Mochammad Burhanudin Ibnu Hajar rahimahullah dulu adalah seorang hakim besar Mesir di masanya....

Pikirkan dan Syukurilah!

17 November 2015
Pikirkan dan Syukurilah!

Oleh: Muhammad Irfan Ibn Saiful Ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda.Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut...

Jangan Mencaci Orang yang Bermaksiat

17 November 2015
Jangan Mencaci Orang yang Bermaksiat

Oleh: mochammad burhanudin عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجُلٍ قَدْ شَرِبَ، قَالَ: «اضْرِبُوهُ»...

Untuk Mereka Yang Merindukan Surga

17 October 2015
Untuk Mereka Yang Merindukan Surga

Sesungguhnya surga, demi Rabb Ka’bah, cahaya yang bersinar, aroma wangi yang berhembus semerbak, istana yang kokoh, berisi baju dan kerudung,...

Cobaan: Meninggikan Derajat, Menghapus Dosa

29 September 2015
Cobaan: Meninggikan Derajat, Menghapus Dosa

Oleh : Muhammad Irfan (Mahasiswa UB)   Di surga terdapat beberapa derajat (tingkatan) yang tidak dapat dicapai oleh seorang hamba...

Balaslah Kejahatan Orang Lain dengan yang Lebih Baik

16 September 2015
Balaslah Kejahatan Orang Lain dengan yang Lebih Baik

Oleh: Mochammad Burhanudin   Imam Ali Zainal Abidin bi al-Husain al-Sajjad r.a., beliau adalah Imam ahlul bait di zamannya.   Beliau...

Kesempurnaan keyakinan Umat Nabi Muhammad SAW.

04 September 2015
Kesempurnaan keyakinan Umat Nabi Muhammad SAW.

Kesempurnaan keyakinan Umat Nabi Muhammad SAW. Mochammad Burhanudin Diantara kemuliaan umat nabi Muhammad saw. Adalah bahwa Allah menganugerahkan keyakinan lebih...

Perumpamaan "mencegah maksiat"

24 August 2015

“Perumpamaan orang-orang yang mencegah berbuat maksiat dan yang melanggar–nya adalah seperti kaum yang menumpang kapal. Sebagian dari mereka berada di...

Pahala Amal (Perbuatan)

24 August 2015

“Barang siapa merintis (memulai) dalam agama Islam sunnah (perbuatan) yang baik maka baginya pahala dari perbuatannya tersebut, dan pahala dari...

Kenikmatan Hidup

24 August 2015

"Aku telah membuktikan bahwa kenikmatan hidup itu ada pada kesabaran kita dalam berkorban." (Sayyidina Umar bin Khaththab)

Cinta Karena Allah

24 August 2015

Cinta karena Allah adalah mencintai hamba Allah karenakeimanannya kepada Allah dan ketaatan kepada-Nya. Benci karenaAllah adalah membenci hamba Allah disebabkan...

« »

DAKWAH REMAJA

Hati-Hati! Gerakan PKI disekitarmu.

15 April 2016
Hati-Hati! Gerakan PKI disekitarmu.

Oleh: Dharmawan (Ketua Lajnah Dakwah Sekolah HTI Malang Kab)   Assalamu'alaykum Wr. Wb. Sobat Imud, gimana kabar nih? Pasti lagi...

To Be ‘Smart With Islam’ Generation

24 March 2016
To Be ‘Smart With Islam’ Generation

Oleh: Syahid Akhir   Selamat. Buat kamu semua, pembaca setia yang baru aja usai menuntaskan ujian semesternya. Atau mungkin ada...

Remaja “Alam Ghaib”

24 February 2016
Remaja “Alam Ghaib”

Oleh: Dharmawan (Ketua Lajnah Dakwah Sekolah HTI Malang Kab) Assalamu’alaykum wr. Wb Gimana kabar nih Sob?.. Semoga Sobat Imud (sahabat...

Kampanye Peduli Generasi oleh LDS HTI Kab. Malang

17 February 2016
Kampanye Peduli Generasi oleh LDS HTI Kab. Malang

LDS (Lajnah Dakwah Sekolah) Hizbut Tahrir Indonesia Kab. Malang menggelar Kampanye on the spot, Peduli Generasi, 'Selamatkan Generasi dari Pergaulan...

Valentin day ? ngga’ lagi dech !

02 February 2016
Valentin day ? ngga’ lagi dech !

Valentin day ? ngga’ lagi dech ! Oleh: Syahid Akhir Sobat tau kan tgl 14 februari konon katanya hari paling...

Hidup Tidak Untuk Berjalan Sendirian Kawan!

16 January 2016
Hidup Tidak Untuk Berjalan Sendirian Kawan!

Oleh:Dharmawan, S.ST (Ketua LDS HTI Malang Kabupaten) Sobat muda, pasti tahu tuh sama film kartun one piece, itu loh film...

PEMUDA MUSLIM BERANI BERHASIL

10 January 2016
PEMUDA MUSLIM BERANI BERHASIL

Oleh: Heru Agus (Member LDS HTI Kab. Malang) Sobat muslim inget nggak waktu kita masih kecil dulu kalo di tanya...

Beware Remaja 2

10 January 2016
Beware Remaja 2

Oleh: Syahid Akhir Saat tulisan ini sampai ke tangan siapapun, ingatlah bahwa sejatinya kita ini makhluk yang tertakluk oleh kekuasaan...

BEWARE REMAJA !

05 December 2015
BEWARE REMAJA !

Oleh: Syahid Akhir Bagaikan kertas putih yang bersih saat kita terlahir ke dunia, kita tidak tahu apa yang akan dituliskan...

Generasi IDOL

05 December 2015
Generasi IDOL

Oleh: waindika priana sofian Anda tahu/suka Idol? AKADEMI CALON BINTANG (STAR ACADEMY) Star Academy itu semacam program TV untuk mencari...

Dicari Pemuda Pahlawan Negeri!

20 November 2015
Dicari Pemuda Pahlawan Negeri!

Oleh: M Misbahur Rif’an (Mahasiswa ITATS) Apa yang ada dibenak kita ketika mendengar Kata “PEMUDA”..?? Penuh semangat? Penuh ide-ide kreatif?...

Pemuda BAPER (Pembawa Perubahan)!

20 November 2015
Pemuda BAPER (Pembawa Perubahan)!

Oleh: Nuril Huda (Mahasiswa ITATS Surabaya dan Pemerhati Pemuda) Lagi BeTe dan BaPer, nih? Istilah itu sering terdengar di kalangan...

Lesehan Community Menyambut Sumpah Pemuda

17 November 2015
Lesehan Community Menyambut Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda; Pemuda Sebagai Agent of Change. Tema acara ILC (Islamuda Lesehan Community) yang diadakan oleh LDS HTI Kabupaten Malang...

Generasi Cerdas, Negara Gemilang

17 November 2015
Generasi Cerdas, Negara Gemilang

Pramoedya Laksamana, Nagara Sulaksana(Generasi Cerdas, Negara Gemilang) Oleh: Rino Galang Asmara (karyawan swasta)           "Bangsa yang besar adalah bangsa yg...

Udah Gak Lagi Narsis

17 October 2015
Udah Gak Lagi Narsis

Oleh: Syahid Akhir Satu.. ! dua.. ! tiga.. ! cheese.. jebreet.. flashhh..laap! Ya begitulah adegan beberapa remaja yang sedang asyik...

Agent Of Change, Tak Sekedar Bersumpah

17 October 2015
Agent Of Change, Tak Sekedar Bersumpah

Oleh: Dharmawan(LDS Islamuda Malang Kabupaten) KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIAKAMI POETRA DAN...

Wahai Remaja, Temukan Jati Dirimu

02 October 2015

Oleh: Nuril Huda (Pemerhati Remaja/Mahasiswa ITATS Surabaya)            Miris! Sangat miris jika melihat generasi muda saat ini. Generasi yang dididik...

Yang Muda Yang Berdakwah

05 September 2015
Yang Muda Yang Berdakwah

Oleh: Indra Ari Wiratama Sobat muslim muda, sebagian banyak dari kita yang masih saja menganggap bahwa dakwah adalah tugasnya mereka...

Yuk Ngaji: Karena Tidak Cukup Jadi Orang Shalih Saja

04 September 2015
Yuk Ngaji: Karena Tidak Cukup Jadi Orang Shalih Saja

“Kami menggagas komunitas Yuk Ngaji ini untuk memberi tahu bahwa ngaji itu gampang. Dan Insya Allah menjadi baik itu mudah....

LDS HTI Kab Malang Gelar NGOPI 2

12 May 2015
LDS HTI Kab Malang Gelar NGOPI 2

HTI Press, Malang. LDS (Lajnah Dakwah Sekolah) HTI Kab. Malang wilayah Singosari menggelar kembali acara NGOPI (Ngobrol Pemikiran Islam) di...

Liberalisasi Remaja Marak, Pemerintah Harus Turun Tangan

12 May 2015
Liberalisasi Remaja Marak, Pemerintah Harus Turun Tangan

Menanggapi liberalisasi yang semakin marak menyasar remaja salah satu dengan beredarnya buku psikologi remaja yang mendorong ABG untuk ML (zina),...

Muslim Youth Movement 2015

12 May 2015
Muslim Youth Movement 2015

Remaja Sebagai Pemimpin Masa Depan Harus Cerdas dan Bertaqwa HTI Press Kota Malang 8/2/2015, Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia remaja,...

« »

Muktamar Tokoh Umat Malang 1437H

Muktamar Tokoh Umat Bagian 1

Muktamar Tokoh Umat Bagian 1

Muktamar Tokoh Umat Bagian 2

Muktamar Tokoh Umat Bagian 2

Muktamar Tokoh Umat Bagian 3

Muktamar Tokoh Umat Bagian 3

Muktamar Tokoh Umat Bagian 4

Muktamar Tokoh Umat Bagian 4

Muktamar Tokoh Umat Bagian 5

Muktamar Tokoh Umat Bagian 5